Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Hukum

GEMPUR Desak BRI Lahat Buka Data Penyaluran KUR, Jangan Sampai Hak UMKM Tercederai

31
×

GEMPUR Desak BRI Lahat Buka Data Penyaluran KUR, Jangan Sampai Hak UMKM Tercederai

Sebarkan artikel ini

ICNEWS – LAHAT – 12 Juni 2026 – Gerakan Pemuda Peduli Rakyat (GEMPUR) Kabupaten Lahat menyatakan akan melakukan aksi damai sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib pelaku UMKM, petani, pedagang kecil, dan masyarakat yang selama ini menggantungkan harapan pada program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Koordinator Daerah GEMPUR Kabupaten Lahat, Bung Roni, menegaskan bahwa aksi ini bukan ditujukan untuk menghambat program pemerintah maupun perbankan, melainkan sebagai upaya mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran KUR kepada masyarakat.

“KUR adalah program negara untuk membantu rakyat kecil mengembangkan usahanya. Oleh karena itu, proses penyalurannya harus terbuka, tepat sasaran, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” tegas Bung Roni.

GEMPUR menilai bahwa berbagai laporan dan keluhan masyarakat terkait proses pengajuan, pencairan, hingga pelayanan KUR perlu mendapatkan perhatian serius. Di sejumlah daerah lain di Indonesia, Ombudsman RI juga pernah menemukan persoalan terkait pelayanan KUR, termasuk masalah agunan dan administrasi yang tidak sesuai ketentuan.

Dalam aksi tersebut, GEMPUR akan menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya:

Mendesak BRI Cabang Lahat membuka data penyaluran KUR secara transparan.

Meminta evaluasi menyeluruh terhadap proses pelayanan KUR.

Menolak segala bentuk pungutan liar dan praktik percaloan.

Meminta pengawasan dari OJK, Ombudsman, dan aparat penegak hukum terhadap penyaluran KUR.

Menjamin seluruh pelaku UMKM memperoleh akses yang adil dan tidak diskriminatif.

Mendorong adanya forum dialog terbuka antara pihak bank dan masyarakat.

Menurut Bung Roni, keterbukaan informasi merupakan langkah penting untuk menghilangkan berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami tidak ingin ada rakyat kecil yang kesulitan mengakses program yang sejatinya diperuntukkan bagi mereka. Jika semuanya berjalan sesuai aturan, maka keterbukaan data tidak perlu ditakuti,” ujarnya.

GEMPUR juga mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pelaku UMKM untuk bersama-sama mengawal program KUR agar benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat, bukan sekadar program administratif.

“Kami datang membawa aspirasi rakyat. Aksi ini adalah bentuk kontrol sosial yang dijamin undang-undang demi mewujudkan pelayanan publik yang bersih, profesional, dan berpihak kepada masyarakat kecil,” tutup Bung Roni.

Hidup Rakyat!
Hidup UMKM!
KUR Untuk Rakyat, Bukan Untuk Kepentingan Segelintir Orang!

Gerakan Pemuda Peduli Rakyat (GEMPUR)
Koordinator Daerah Kabupaten Lahat
Bung Roni (0823-7191-2706)