Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Politik

Serang Bupati Tanpa Data, Oknum DPRD Lahat Dikritik Keras Oktaria Saputra

22
×

Serang Bupati Tanpa Data, Oknum DPRD Lahat Dikritik Keras Oktaria Saputra

Sebarkan artikel ini

ICNEWS – LAHAT – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Gerakan Nusantara Raya (DPP PGNR), Oktaria Saputra, S.E., M.Si, melontarkan kecaman keras terhadap pernyataan oknum Anggota DPRD Kabupaten Lahat Dapil 6 dari Fraksi Partai NasDem, Harlin Kurniawansyah, dalam kegiatan Reses Tahapan II Tahun Sidang 2026 di Kecamatan Pajar Bulan.

Oktaria menilai, pernyataan yang menyebut Bupati Lahat “Bupati Pauk, die sibuk nak ke pauk saje” bukan sekadar keliru, tetapi menunjukkan cara berpikir yang dangkal, tidak berbasis data, dan mencerminkan rendahnya kualitas sebagai pejabat publik. Sabtu (11/4/2026).

“Pernyataan seperti itu tidak pantas keluar dari seorang anggota DPRD. Ini bukan kritik, ini ocehan yang tidak berkualitas dan tidak mencerminkan kapasitas sebagai wakil rakyat,” tegas Oktaria.

Ia menyebut, pernyataan tersebut justru memperlihatkan kegagalan memahami peran dan fungsi DPRD yang seharusnya bekerja mengawal kebijakan, bukan sibuk membangun narasi menyerang pribadi kepala daerah.

“Kalau kerja tidak terlihat, lalu sibuk menyerang bupati, itu bukan fungsi DPRD. Itu bentuk kegagalan menjalankan amanah rakyat,” ujarnya dengan nada keras.

Oktaria menegaskan bahwa kepemimpinan Bursah Zarnubi saat ini tengah fokus bekerja menjalankan visi Menata Kota Membangun Desa, yang menjadi arah pembangunan nyata di Kabupaten Lahat. Visi tersebut selaras dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam penguatan ketahanan pangan dan pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, kunjungan kerja bupati ke berbagai wilayah termasuk Pauk adalah bagian dari kerja nyata di lapangan, bukan sesuatu yang layak dipelintir menjadi bahan serangan.

“Bupati turun langsung memastikan program berjalan. Itu kerja, bukan pencitraan. Yang tidak bekerja biasanya memang lebih suka bicara,” sindirnya.

Ia juga menegaskan bahwa publik tidak buta dan mampu menilai siapa yang benar-benar bekerja dan siapa yang hanya mencari panggung politik.

“Jangan merasa rakyat tidak paham. Hari ini masyarakat cerdas. Mereka tahu mana pemimpin yang bekerja dan mana yang hanya sibuk bicara tanpa kontribusi nyata,”katanya.

Lebih lanjut, Oktaria mengingatkan bahwa DPRD adalah lembaga terhormat yang digaji oleh uang rakyat, sehingga setiap sikap dan pernyataan harus mencerminkan tanggung jawab moral dan intelektual.

“Kalau tidak mampu berpikir strategis dan berbicara berbasis data, lebih baik diam daripada mempermalukan lembaga DPRD itu sendiri,” tegasnya.

Ia juga meminta agar oknum anggota DPRD tersebut berhenti menggiring opini yang tidak sehat dan mulai fokus pada kerja nyata untuk masyarakat.

“Berhenti menyerang pribadi. Jalankan fungsi sebagai DPRD dengan benar. Rakyat butuh solusi, bukan kegaduhan,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Oktaria kembali menegaskan dukungan terhadap kepemimpinan Bupati Lahat dan mengajak seluruh elemen untuk menjaga stabilitas serta fokus pada pembangunan.

“Bupati sedang bekerja. Jangan diganggu dengan narasi murahan. Kalau mau kritik, bawa data, bawa solusi, bukan sekadar omongan kosong,” tutupnya.