Peristiwa

Rumah Hangus Terbakar di Karang Dapo Semoga Ada Kejelasan dari Pihak PLN

0
×

Rumah Hangus Terbakar di Karang Dapo Semoga Ada Kejelasan dari Pihak PLN

Sebarkan artikel ini

Icnews – Muratara- Kondisi rumah milik Abdul Hamid, seorang petani warga Dusun IV, Desa Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), yang terbakar pada Kamis (20/8/2026) kini hanya menyisakan bangunan yang rusak berat setelah dilalap si jago merah.

Kepala Desa Karang Dapo, Junsi Rosyadi, melalui Kepala Dusun (Kadus) Harun Roni membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

Menurutnya, rumah yang terbakar merupakan bangunan dua tingkat, dengan bagian bawah terbuat dari tembok semen dan bagian atas menggunakan papan kayu.

“Rumah tersebut milik Abdul Hamid. Saat kejadian, pemilik rumah sedang pergi menyadap karet di kebun sehingga rumah dalam keadaan kosong,” ujar Harun Roni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik.
Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan beserta isi rumah.

Abdul Hamid mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar dari anaknya, Riki, yang menghubunginya dan memberitahukan kejadian tersebut.
Mendapat informasi itu, warga sekitar langsung bergotong royong membantu memadamkan api dan berupaya mencegah kobaran merambat ke rumah warga lainnya. Proses pemadaman juga dibantu oleh mobil pemadam kebakaran Kabupaten Musi Rawas Utara.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.15 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, Abdul Hamid kehilangan rumah beserta seluruh isinya. Sejumlah barang berharga yang ikut terbakar antara lain perhiasan emas, uang tunai, satu unit mobil Toyota Calya, serta satu unit sepeda motor.sehingga menyisakan baju di badan

Menurut informasi yang diperoleh, total kerugian material akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai lebih dari Rp420 juta.

Saat ini, Abdul Hamid dan keluarganya berharap mendapat perhatian serta bantuan dari pemerintah daerah untuk meringankan beban pasca kebakaran. Selain itu, keluarga juga berharap adanya kejelasan terkait kemungkinan kompensasi dari pihak PLN apabila hasil penyelidikan nantinya membuktikan kebakaran tersebut disebabkan oleh gangguan pada jaringan atau instalasi kelistrikan yang menjadi tanggung jawab pihak terkait.

Pemerintah desa bersama warga setempat terus memberikan bantuan serta dukungan kepada korban sambil menunggu langkah penanganan lebih lanjut.

Sumber:Reporter
Reporter:Holindra