Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Pendidikan

Ketua RT 01 Wirakarya Tanah Mas Indah Arjuna Anggara Putra Bersama PKH Edukasi Pemberdayaan Penerima PKH

87
×

Ketua RT 01 Wirakarya Tanah Mas Indah Arjuna Anggara Putra Bersama PKH Edukasi Pemberdayaan Penerima PKH

Sebarkan artikel ini

ICNEWS – BANYUASIN – Ketua RT 01 Wirakarya Tanah Mas Indah Arjuna Anggara Putra turut mendampingi Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dalam kegiatan Edukasi Pemberdayaan bagi Penerima PKH yang diselenggarakan di lingkungan RT 01 RW 01. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi sosial ekonomi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta memperkuat pemahaman mengenai hak, kewajiban, dan mekanisme verifikasi data yang menjadi dasar penyaluran bantuan berbasis pemberdayaan, Sabtu (6/12/2025).

Pendamping PKH menyampaikan materi terkait kewajiban pemenuhan komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, serta menekankan urgensi partisipasi aktif KPM dalam mengikuti proses pendampingan. Selain itu, dijelaskan pula pentingnya akurasi data dan kehadiran KPM dalam setiap tahapan verifikasi agar intervensi pemerintah tetap tepat sasaran.

Arjuna Anggara Putra memberikan apresiasi yang mendalam terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program PKH sangat dipengaruhi oleh sinergi antara perangkat lingkungan dan pendamping sosial.

“Kegiatan edukasi ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis, tetapi juga memperkuat kesadaran warga bahwa PKH merupakan program pemberdayaan jangka panjang. Literasi yang memadai akan mendorong keluarga penerima manfaat untuk mengoptimalkan potensi mereka dan tidak sekadar bergantung pada bantuan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi merupakan pilar utama dalam menjaga kualitas implementasi program.
“Koordinasi yang terstruktur antara Ketua RT dan Pendamping PKH menjadi elemen fundamental dalam pendataan, verifikasi, dan penanganan isu sosial di lapangan. Pemahaman mengenai desil 1 sampai 10 sebagai indikator kesejahteraan juga sangat penting dalam menentukan kelayakan penerima manfaat secara objektif dan berkeadilan,” jelasnya.

Selain itu, Ketua RT menegaskan kembali posisi strategis RT dalam sistem pemerintahan.
“RT merupakan unit pemerintahan paling bawah yang berinteraksi langsung dengan dinamika warga. Oleh karena itu, RT memiliki tanggung jawab fungsional dalam menjembatani informasi, memfasilitasi koordinasi, serta memastikan implementasi program pemerintah berjalan efektif dan responsif. Tanpa dukungan struktur RT, proses monitoring dan asesmen kesejahteraan warga tidak dapat dilakukan secara komprehensif,” tambahnya.

Pendamping PKH, Naprilia Savitri, S.E, turut menyampaikan tanggapan yang lebih eksploratif mengenai pentingnya kegiatan ini.
“Kami berharap kegiatan edukatif semacam ini mampu meningkatkan kapasitas kognitif dan kesadaran kritis KPM terhadap esensi PKH sebagai program peningkatan kualitas hidup. Pendampingan tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada upaya membangun kemandirian keluarga dalam jangka panjang,” ungkap Naprilia.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas peran merupakan bagian integral dari keberhasilan program.
“Apabila diperlukan, kami siap melaksanakan pendampingan lanjutan, termasuk asesmen individual, bimbingan kelompok, maupun koordinasi dengan lembaga terkait. Pendamping PKH berkomitmen untuk terus mengawal proses pemberdayaan agar setiap keluarga dapat berkembang sesuai kapasitasnya. Dukungan Ketua RT, perangkat lingkungan, dan partisipasi warga menjadi faktor kunci bagi keberlanjutan dan efektivitas program,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung secara kondusif, interaktif, dan memperoleh respons positif dari para peserta. Masyarakat berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat diadakan secara berkala sebagai bagian dari upaya penguatan literasi sosial ekonomi dan peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.