Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Pemerintahan

Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah Berikan Pembinaan Persiapkan Penilaian Kota Layak Anak

8
×

Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah Berikan Pembinaan Persiapkan Penilaian Kota Layak Anak

Sebarkan artikel ini

ICNEWS – PAGAR ALAM – Dalam rangka mempersiapkan penilaian Kota Layak Anak (KLA) tahun 2026, Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, memberikan pembinaan dan pengarahan langsung kepada seluruh Lurah di Wilayah Kecamatan Pagar Alam Selatan.

​Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Aula Kantor Kecamatan Pagar Alam Selatan, pada Selasa (14/04/2026) pagi. Pertemuan ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus PLT Kepala Dinas DPPKBPPPA, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jajaran Camat, para Lurah di Wilayah Kecamatan Pagar Alam Selatan.

Dalam arahannya, Wali Kota Ludi Oliansyah menekankan bahwa peran Lurah sangat krusial sebagai ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Menurut Wako Ludi, status “Kota Layak Anak” bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan komitmen nyata dalam menjamin hak-hak anak di tingkat bawah.

​”Penilaian KLA 2026 bukan hanya urusan administrasi. Keberhasilannya ditentukan oleh sejauh mana lingkungan di tingkat kelurahan mampu memberikan rasa aman, ruang bermain yang sehat, dan perlindungan bagi anak-anak kita,” ucap Wako Ludi.

Wako Ludi juga mengajak seluruh Lurah untuk terus meningkatkan kekompakan guna meraih peningkatan predikat Kota Layak Anak (KLA) menjadi tingkat Madya.

“Dengan beralihnya predikat Kota Pagar Alam menjadi tingkat madya, sehingga membuka peluang bantuan dana fiskal nasional untuk Kota Pagar Alam yang dapat di alokasikan ditengah efisiensi anggaran,” tegas Wako Ludi.

Wako berharap, melalui pembinaan ini, seluruh kelurahan memiliki pemahaman yang sama mengenai indikator penilaian KLA yang semakin ketat setiap tahunnya.

​”Saya minta seluruh Lurah tidak bekerja sendiri-sendiri. Jalin sinergi dengan tokoh masyarakat dan penggerak PKK. Kita ingin Pagar Alam bukan hanya layak anak secara teori, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh orang tua dan anak-anak di kota ini,” tambahnya.

​Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi teknis mengenai pengisian instrumen evaluasi mandiri KLA yang dipandu oleh tim ahli dari DPPKBPPPA Kota Pagar Alam.