Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Hukum

Aktivis Pembaharuan Sunsel Rizky Ardiyansyah Apresiasi, Langkah Tegas Bursah Widia Pangkas Anggaran Konsultan Proyek

30
×

Aktivis Pembaharuan Sunsel Rizky Ardiyansyah Apresiasi, Langkah Tegas Bursah Widia Pangkas Anggaran Konsultan Proyek

Sebarkan artikel ini

ICNEWS – LAHAT – Langkah tegas Bupati Lahat, Bursah Widia, dalam memangkas anggaran konsultan proyek yang selama ini menjadi temuan pembengkakan anggaran hingga mencapai Rp31 miliar per tahun, patut mendapat apresiasi luas dari masyarakat Kabupaten Lahat.

Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk keberanian kepala daerah dalam melakukan efisiensi anggaran serta menutup celah pemborosan yang selama ini kerap terjadi dalam pelaksanaan proyek pemerintah daerah.

Aktivis Pembaharuan Sumatera Selatan, Rizky Ardiyansyah Sholeh konferensi pers dihadapan awak media menyampaikan bahwa langkah tersebut harus terus dikawal agar tidak berhenti sebatas kebijakan administratif semata.

“Pemangkasan anggaran konsultan proyek ini adalah langkah strategis dan berani. Dana yang selama ini habis untuk biaya konsultan seharusnya dialihkan ke program-program prioritas yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Rizky.

Ia mendorong agar penghematan anggaran tersebut dialihkan untuk mendukung program prioritas BZ WIN, terutama sektor pelayanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur dasar, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Lebih lanjut, Rizky menilai bahwa pengalihan anggaran ini juga harus diarahkan pada kegiatan-kegiatan strategis yang benar-benar mendesain arah pemerintahan Kabupaten Lahat ke depan, bukan sekadar kegiatan seremonial atau proyek tanpa dampak nyata.

“Ini momentum penting untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Jangan sampai anggaran besar hanya habis di atas kertas,” tegasnya.

Langkah efisiensi ini diharapkan menjadi awal dari reformasi anggaran yang lebih menyeluruh di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat, sekaligus menjadi contoh bahwa keberpihakan pada rakyat dapat dimulai dari keberanian memangkas pemborosan. (*)